Beberapa waktu ini sepertinya saya terlalu banyak menulis. Kenapa? Saya juga tidak begitu paham. Tapi, satu hal yang pasti, kepala saya sedang penuh dengan kata dan tanda.
Kata orang, itu tanda datangnya cinta baru. Tapi saya tidak yakin juga. Herannya, saya pun tidak berusaha mencari tahu benar atau tidak hal ini. Namun, ya, saya akui, hidup saya sedang begitu penuh dengan warna, garis bahkan ukiran. Rasanya sangat jelas, tegas dan dinamis sekali. Mungkin karena banyak hal baru yang hadir. Pekerjaan baru, teman baru, suasana baru dan entah, mungkin juga cinta baru. Lagi-lagi, saya tidak yakin. Kalau memang benar, wah, hebat sekali.
Saya sudah lupa kapan tepatnya seluruh isi otak saya saya dipenuhi banyak kupu-kupu berterbangan. Sepertinya beberapa tahun lalu. Ya, sudah lama sekali. Bahkan yang ada selama ini hanya kosong, terisi sebentar, tidak benar-benar terisi, lalu kosong lagi. Begitu terus. Repetisi.
Tapi ya, setelah menulis tiga paragraf di atas, otak saya mulai mencerna waktu dan jarak. Sepertinya saya mulai paham ada apa di sini. Tapi berhubung saya tahu akan saya taruh tulisan ini pada blog, sila terka sendiri karena saya sepertinya memilih diam.
Oh, tapi bukan karena saya gengsi atau takut jatuh harga diri sebut nama orangnya di sini. Saya hanya tidak begitu yakin, justru malah nantinya akan salah dan menyisakan luka lagi seperti sebelum-sebelumnya. Oh, dan lagi, perut saya juga penuh dengan kupu-kupu. Hebat ya,
Jakarta, 30 Desember 2016
Saya.
- 11:20 PM
- 0 Comments

